PALU — Kecelakaan kerja terjadi di Cafe My Kopi’O, Jalan R.A. Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sabtu (5/9/2026). Seorang karyawan bernama Rizwan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di dalam lift pengangkut barang.
Rizwan diketahui merupakan karyawan Cafe My Kopi’O Palu. Korban berasal dari Desa Tada, Kabupaten Parigi Moutong, dan saat kejadian sedang menjalankan aktivitas pekerjaannya.
Informasi yang diterima dari rekan kerja korban, Garing, menyebutkan bahwa peristiwa bermula ketika Rizwan naik ke lantai 3 untuk mengambil barang menggunakan lift.
Sebelumnya, korban telah diingatkan agar tidak menggunakan lift tersebut dan disarankan menggunakan tangga yang telah tersedia.
Namun, setelah korban tidak kunjung kembali, Garing kemudian mencari keberadaan Rizwan. Saat tiba di lantai 3, ia mendapati korban dalam kondisi terjepit di area lift barang.
Garing kemudian meminta bantuan karyawan lainnya dan menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110, serta meminta bantuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palu untuk melakukan evakuasi.
Kapolresta Palu Kombes Pol. Heri Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim AKP Ismail Bobby, S.H., M.H., membenarkan adanya peristiwa kecelakaan kerja tersebut.
Personel Polresta Palu kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan awal terkait kecelakaan tersebut.
Informasi yang diterima dari rekan kerja korban menyebutkan bahwa lift tersebut merupakan fasilitas yang digunakan khusus untuk mengangkut barang dan bukan untuk membawa penumpang.
Pengoperasian lift dikendalikan melalui tombol yang berada di bagian luar, yaitu di lantai 1 dan lantai 3. Tombol di lantai 1 berada di dekat lift, sementara tombol di lantai 3 berjarak sekitar satu meter dari lift.
Tim Damkar Kota Palu kemudian melakukan proses evakuasi terhadap korban dari dalam lift barang.
Setelah berhasil dievakuasi, korban diserahkan kepada petugas ambulans RS Bhayangkara Palu untuk dibawa ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palu.
Penyebab pasti kecelakaan serta faktor yang menyebabkan korban terjepit masih dalam proses pemeriksaan pihak berwenang.**








